Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Kebiasaan Aneh Waktu Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan yang di tunggu tunggu umat Islam di seluruh dunia. Banyak hal-hal aneh yang terjadi, dan pelakunya juga senang tetapi dilarang oleh syari’at agama. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Setelah tarawih ada koor dzikir bersama, hal initidak pernah di contohkan Rasulluloh SAW.
  2. Setelah selesai tarawih dan witir serta salat SUbuh, anak-anak muda membunyikan petasan, untuk memeriahkan Ramadhan. Karena hanya setahun sekali. Padahal itu termasuk perbuatan mendzolimi diri sendiri dan orang lain serta mubadzir (uang di bakar dan diledakkan), yang merupakan kawannya setan.
  3. Pada waktu menjelang dinihari, para pemuda dengan berbagai alat musik tabuh keliling kampung untuk membangunkan warga agar memasak untuk sahur. Perbuatan ini juga sangat tercela, karena mendzolimi orang lain dengan suara berisiknya. Mungkin ada yang lagi bermushahabah salat malam atau lagi beristirahat. Bahkan bisa jadi yang ikut bangunin sahur malah tidak puasa. Lucu kan.
  4. Mengumandangkan pekik atau seruan Imsak (menahan makan dan minum), hal ini tida pernah di contohkan Rasululloh SAW.
  5. Keyakinan masyarakat untuk menunda buka puasa dan tidak mengakhirkan sahur karena takut puasanya batal.
  6. Banyak anak-anak yang keluar rumah untuk lari-lari pagi atau sekedar cuci mata setelah salat subuh. Itu kan percuma, buang-buang energi lebih baik untuk tadarusan yang lebih berpahala.

Dan masih banyak hal-hal lain yang terjadi di desa-desa.

Selamat Berpuasa, semoga amal ibadah kita diterima. Amin.

3 September 2009 - Posted by | Desa Aneh | , , , ,

30 Komentar »

  1. Kebiasaan aneh semacam itu hendaknya mulai dikurangi sejak dini.

    Komentar oleh BaNi MusTajaB | 4 September 2009 | Balas

  2. yess…!, betul sekali tuh!!, marilah qta mulai tinggalkan kebiasaan buruk ini and qta lebih banyak mendalami ilmu islam dengan sering mengikuti majlis ta’lim yang banyak mengupas mengenai keshahihan hadits/ hal2 yang dicontohkan rasul saja agar qta bisa selamat dunia akhirat.aamiin.. Good luck!!

    Komentar oleh Blog Tutorial | 4 September 2009 | Balas

    • Thank’s..amiin.

      Komentar oleh desaobat | 5 September 2009 | Balas

  3. Kalo banguni orang untuk puasa kok perbuatan yang tercela kan itu bagus supaya mereka tidak terburu-buru sahur,kalo sikap terburu2 bukanlah sikap syetan,asal jangan terlalu kencang

    Komentar oleh Sewa Projector Murah | 4 September 2009 | Balas

  4. Booss

    untuk yang no 5 itu menurut saya syah2 saja soalnya untuk memberikan perhatian kepada kaum muslimin agar berhati2 soalnya sudah mendekati subuh. mengenai tidak pernah dilakukan oleh zaman rosululloh ya berpikir realitis too kan dijaman rosululloh itu kan belum ada teknologi. goblok looo

    Komentar oleh anonime | 4 September 2009 | Balas

    • Thank’s..mungkin karena gue goblok, tapi tetep itu menganggu. Saya malah setuju seperti iklan seluler Axis (oops nyebut brand), kan lebih sopan pake SMS atau Call.

      Komentar oleh desaobat | 5 September 2009 | Balas

      • katanya tidak pernah dicontohkan oleh nai muhammad kenapa loe setuju dengan iklan padahal dizaman nabi kan tidak ada SMS atau operator selular gimana ini kok mencla mencle jawabanyya.. bosss. bosss

        Komentar oleh anonime | 8 September 2009

  5. Hal itu sudah membudaya di negara kita…

    Komentar oleh amadnoy | 4 September 2009 | Balas

  6. Salut saya, tulisan pertama ya? tapi langsung melejit masuk sepuluh besar. Pas judulnya dengan suasana dan momen Ramadhan.

    Komentar oleh pisangkipas | 4 September 2009 | Balas

    • thank’s. Ini tulisan yang ke 16 (tapi di posting pada blog yang berbeda).

      Komentar oleh desaobat | 5 September 2009 | Balas

  7. hmm, sepertinya tidur juga lbh banyak😆

    ibadah

    Komentar oleh wahyu am | 4 September 2009 | Balas

  8. tigas qt untuk membangunkan umat. membedakan tradisi dengan agama

    Komentar oleh millatahiyyah | 4 September 2009 | Balas

  9. Salam kenal mas, Ini blog baru yak? Pantes baru satu judul.

    Tapi hebat juga, baru satu judul tapi masuk top 100 post. Lanjutkan!🙂

    Komentar oleh Shaquille | 5 September 2009 | Balas

    • Salam juga..sebenarnya ini blog ketiga yang membahas hal hal sekitar kita. kalo yang pertama tentang profesi tapi dah ambil alih sama organisasi alumni. dan yang kedua khusus agama (yang pastinya banyak yang kontra). Terima kasih.

      Komentar oleh desaobat | 5 September 2009 | Balas

  10. Berdakwah melalui blog tidak pernah ada di zaman Rasulullah, aneh gak mas?

    Komentar oleh Lingga | 6 September 2009 | Balas

    • berdakwah lewat blog kan untuk komunitas tertentu. tapi ndak aneh koq. tapi efikasi dan efektivitasnya kecil. memanfaatkan teknologi untuk kepentingan yang baik justru berpahala. tetapi apabila dimanfaatkan untuk hal-hal yang dilarang atau membuat orang lain jadi terganggu adalah sia-sia. apa yang kita buat, pasti ada pertanggungjawabannya di hadapan ALLOH SWT kelak.

      Komentar oleh desaobat | 7 September 2009 | Balas

  11. udah biasa ntu mah…hehehe
    visit my blog : http://jerzz.wordpress.com

    Komentar oleh jerzz | 7 September 2009 | Balas

  12. Salam kenal & Salam Ramadhan dari…

    http://jutawanklik.com?a_aid=f7ff7bd5

    Komentar oleh sesamaislam | 8 September 2009 | Balas

  13. salam..
    hmm dari beberapa poin tsb memang sudah menjadi budaya kita selama ini.. dan apakah apabila kita menemukan budaya yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan nabi sudah otomatis itu merupakan sebuah bid’ah? atau dalam kasus ini “sebuah keanehan”.. ?
    karena terkadang ada statemen bahwa jika sebuah kebaikan namun ternyata tidak pernah dicontohkan nabi.. itu juga dilarang..
    mohon pencerahan pak..

    Komentar oleh Indra Hadi | 8 September 2009 | Balas

    • kita melihat dulu konteks nya. kalo soal ibadah, ya kita tentu mengikuti petunjuk Rasululloh SAW. Baik belum tentu berpahala, contohnya shalat nisfu sya’ban, itu kan baik bagi kita..tapi itu tidak pernah di contohkan oleh beliau. bid’ah hasanah tidak pernah ada (dari kajian kajian yang pernah saya ikuti). nah, kalo hal-hal yang tidak berhubungan dengan tauhid, ibadah maupun aqidah contohnya teknologi, itu diserahkan kepada kita yang berada di jamannya. karena kita lebih tau. salam kembali.

      Komentar oleh desaobat | 9 September 2009 | Balas

      • Permasalahan bid’ah sebetulnbya semua sudah selesai oleh musyawarah ulama. Kalau ada sebagian ulama2 yg mudah membid’ahkan dan mengkafirkan berarti ulama itu gak ikut pendapat jumhur…

        kajian salafy koq diikuti??

        Ya…bid’ah semua lah jadinya….

        Komentar oleh azan | 11 September 2009

  14. Salut atas koreksinya, tapi jangan setengah-setengah bahasnya Dul!, dijaman Rasullullah kaga pernah ada tarawih bareng (jama’ah) sama wanita dimesjid, kaga pernah ada speaker pengeras suara untuk adzan, da’wah melalui media TV, apalagi internet BEGO!

    Komentar oleh alwi haris | 9 September 2009 | Balas

  15. buat point yg pertama, jgn terburu2 menyalahkan.
    telusuri betul sejarahnya. Tidak semua ibadah harus dicontohnya betul oleh Nabi saw.

    Komentar oleh azan | 9 September 2009 | Balas

    • ibadah itu kan berpahala. syarat diterima ibadah salah satunya adalah syar’i apa tidak. kalo tidak ada tuntunan ya pasti sia sia. soal point pertama, memang masih terjadi pro dan kontra. saya dulu juga melakukan itu. tetapi setelah menelusuri dengan mengikuti kajian kajian salaf, itu bisa saya tinggalkan. saya juga terkejut ketika ada salah satu santri di suatu Ponpes terbesar di Indonesia menggugat amalan ini (lewat buku).

      Komentar oleh desaobat | 9 September 2009 | Balas

      • Permasalahan bid’ah sebetulnbya semua sudah selesai oleh musyawarah ulama. Kalau ada sebagian ulama2 yg mudah membid’ahkan dan mengkafirkan berarti ulama itu gak ikut pendapat jumhur dan ndak ikut musyawarah

        kajian salafy koq diikuti??

        Ya…bid’ah semua lah jadinya….

        Komentar oleh azan | 11 September 2009

  16. bagus tuh, buat bahan kultum, kalo berani..😀

    Komentar oleh masbadar | 10 September 2009 | Balas

  17. bener nih posting…
    _______________________________________________________
    http://WWW.KENALANYUK.COM <== facebook buatan INDONESIAA ASLIIII!!! AYOOO GABUNG!!!!

    Komentar oleh KenalanYuk.com | 10 September 2009 | Balas

  18. “Pada waktu menjelang dinihari, para pemuda dengan berbagai alat musik tabuh keliling kampung untuk membangunkan warga agar memasak untuk sahur.”
    eh, tp yg kayak gni bermanfaat (khususnya untuk ibu2) biar segera bangun buat menyiapkan sahur loh… lagian jangan cuma liat sisi berisiknya aja, tapi itu kan juga salah satu ekspresi kegembiraan menyambut ramadhan…

    Komentar oleh nitnot | 10 September 2009 | Balas

  19. kalo yang kebiasaan yang dilakukan dibulan ramadhan …. pada rajin kemesjid ….. buat tidur … biasanya dilakukan pegawai kantoran….

    salam kenal ya?

    Komentar oleh rahmatjunet | 10 September 2009 | Balas

  20. ya mang smua hal mesti di contohkan oleh nabi dlu ya….???
    ya klo gtu buka puasa pake es juga ga bleh dong, coz stau sya zaman nabi kan lum ada kulkas…
    hehehe

    lagian seru kali klo bangunin saur teh….

    Komentar oleh wahab | 13 September 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: