Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Mewaspadai Mi Instan

Lebaran..pembantu mudik. Jadinya yang masak ndak ada. Masak sendiri tidak sempat. Akhirnya pelarian beli makanan di warung (itu kalo sempat keluar). Atau malah pelarian ke mie instan. Eits..kita perlu waspada. Berikut tulisan tentang mewaspadai mie instan.

Mi instan adalah jenis makanan yg paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.
Sekitar 43.7 triliun bungkus mi instan yg dikonsumsi setiap tahunnya.
Mi instan bersifat praktis, tahan lama dan mudah disiapkan.
Sayangnya, mi instan belum mencukupi kebutuhan gizi yg seimbang bagi tubuh.
Sekilas Mi Instan
Belum dpt dianggap sebagai makanan penuh (wholesome food), karena belum mencukupi kebutuhan gizi yg seimbang bagi tubuh.
Terbuat dari terigu yg mengandung karbohidrat dlm jumlah besar tetapi kandungan protein, vitamin dan mineralnya hanya sedikit.
Pemenuhan kebutuhan gizi mi instan dpt diperoleh jika ada penambahan sayuran (wortel, sawi, tomat, kol atau touge) dan sumber protein (telur, daging, ikan, tempe atau tahu).
Kelemahan Mi Instan
Kandungan natrium yang tinggi. Natrium yg terkandung dlm mi instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan penegembangnya.
Bahan pengembang yg umum di gunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1 % dari bobot total mi instan pertakaran saji.
Natrium memiliki efek yg kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi.
Bagi Penderita Maag
Kandungan Natrium yg tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yg lebih banyak untuk mencerna makanan.
Keadaan asam lambung yg tinggi akan berakibat pada pengikisan asam lambung dan meyebabkan rasa perih.
Bagi Penderita Hipertensi
Natrium akan meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara Natrium dan Kalium (Na dan Ka) di dalam darah.
Ini hanya sekedar warning buat penggemar mie Instan.

Ditulis dari Berbagai sumber.

28 September 2009 - Posted by | Desa Kota Sehat | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: