Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Hasil Panen Padi Menurun

Padi dibeberapa desa di Propinsi Jawa Tengah rusak parah akibat diserang hama wereng. Sebagian besar lahan padi ini rusak dan menyebabkan bulir padi tidak berisi. Bahkan di beberapa areal padi yang siap panen, ambruk diterjang angin kencang. Ditambah lagi curah hujan yang masih tinggi di bulan mei-juni, menambah areal menjadi over wet dan menjadikan padi menjadi lebih cepat busuk.

Beberapa dampak yang nyata bagi petani adalah, turunnya harga gabah sehingga untuk balik modal pun kadang ada yang ndak bisa (alias rugi). Ini dikarenakan harga pupuk anorganik yang lumayan tinggi. Bayangkan untuk satu petak (kira – kira 1/4 hektare, normalnya menghasilkan 20-30 juta, tetapi kali ini hanya mencapai 5-7 juta). Petani menjeriiiitttttt.

Tapi dibalik itu ada hikmanya, bisa jadi itu cobaan atau musibah bagi manusia karena kita kurang bersyukur atas segala nikmat dan karunia Nya. Mudah-mudahan di masa panen palawija pada fase berikutnya setelah musim tanam padi, bisa memberikan hasil yang maksimal. Amin..

15 Juni 2010 - Posted by | Desa Musiman | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: