Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Ngabuburit, Haramkah?

Tulisan ini tersinspirasi dari pengamatan penulis dari berbagai pusat keramaian di beberapa kota (simpang lima Kudus, Pati, Semarang dan Grobogan). Istilah ngabuburit adalah bahasa temen-temen kita dari Sunda. Kalo di Jawakan berarti kongkow-kongkow atau nongkrong menunggu suatu waktu.

Dibeberapa tempat yang disebutkan diatas, biasanya ngabuburit itu menunggu saat-saat berbuka puasa (istilahnya killing time). Ada beragam kegiatan dari yang mulai positif sampai negatif. Ngabuburit, biasanya identik dengan kegiatan anak muda yang lokasinya outdoor (kalau di masjid atau mushola, namanya bukan ngabuburit. Tapi emang itu kegiatan keagamaan biasanya ada kajian, tadarus dan tarbiyah). Yang pasti, kalau denger istilah ngabuburit, yang terbayang di benak kita adalah simpang lima, nongkrong dsb.

Bisa saja kegiatan ngabuburit semacam itu menjadi haram (beranikah MUI membuat fatwa?). Berikut beberapa kegiatan yang memang tidak mencerminkan mereka ber Islam secara kaffah;

  1. Coba Anda tengok, di beberapa tempat kongkow2. Ada beberapa pasang remaja bermanjaan diatas motor sambil menunggu buka puasa di bulan Ramadhan. Jelas ini mengotori ke sucian Ramadhan.
  2. Dengarkah Anda suara dhuuuar..dhuueerrr..bunyi petasan. Yang pasti suara-suara ini, terdengar sering menjelang berbuka puasa dan menjelang terbit matahari (setelah subuh). Mubadzir, karena perbuatan yang sia-sia.
  3. Biasanya di tengah2 simpang lima ada lapangan2 kecil untuk sepakbola mini. Jika sore menjelang buka puasa, pasti banyak yang bermain bola disana. Dan yang pasti tidak seru kalau tidak taruhan. Taruhannya adalah bayarin takjil buat berbuka (aneh ya).
  4. Kalau yang ini, terjadi di lokasi parkir kampus, atau tempat parkir yang luas atau bahkan jalan umum yang relatif sepi. Yaitu, balapan..(naik motor, ngebut, tanpa pakai helm). Disamping membahayakan diri sendiri juga membahayakn orang lain.

Demikian sedikit cerita tentang kegiatan ngabuburit yang penulis temukan. Mudah2an, di bulan yang suci ini kita bisa memanfaatkan sebaik mungkin. Karena kita tidak tahu, Ramadhan mana yang terakhir bagi kita.

18 Agustus 2010 - Posted by | Ramadhan | , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: