Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Sampai Aku Meneteskan Air Mata

Suasana Ramadhan yang ke temui kali ini berbeda dari biasanya. Suasana yang bisa membuat hati ini tak karuan. Mayoritas penduduk kota ini adalah muslim, masjid besar juga lebih dari satu. Masjid jami’ juga puluhan, musholla juga ratusan jumlahnya. Tapi itu hanya penampakan fisik semata.

Berbanding terbalik dengan situasi yang dijumpai penulis yang pada saat Ramadhan berkunjung ke kota ini. Memang ibadah Ramadhan itu adalah ibadah private/pribadi, yang melatih kesabaran dan kejujuran. Pribadi maksudnya, yang tahu kita puasa wajib ini, hanya kita dan Alloh SWT. Melatih kesabaran maksudnya mampu sabar dalam menahan nafsu (emosi, syahwat dsb.). Melatih kejujuran artinya, jujur dengan diri sendiri dan orang lain -kalau memang tidak berpuasa, katakan tidak berpuasa-.

Kembali ke suasana kota.

Hari masih belum begitu siang (jelang siang tepatnya), suasana kota santri itu sudah beranjak ramai. Yang mengejutkan, begitu banyak warung makan dibuka tanpa tirai (alias warung terbuka -mirip UT-), dan anehnya pelanggannya juga ramai. Dalam hati ini mencoba berfikir positif, ah..mereka pasti ………… Tapi koq banyak banget ya, ada yang jenis kelamin cowok lagi. Tanpa malu malu (naudzubillah min dalik).

Astaghfirulloh, membayangkan azabmu saja..raga ini sudah tidak kuat. Hanya gara gara tidak puasa wajib tanpa uzur di bulan Ramadhan. Dan kejadian itu, bukan cuma satu tempat aja..tapi dibeberapa tempat. Yang mebuat mata ini meneteskan air mata, membayangkan akan adanya azab yang berupa bencana menimpa kota ini. (mudah mudahan mereka semua sadar, bertaubat kembali padanya).

Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.

15 Agustus 2011 Posted by | Ramadhan | , | Tinggalkan komentar

Catatan Ramadhan (hari 1 – 15)

Suasana ramadhan yang begitu nyata panasnya di sebuah kota kecil, tidak menyurutkan umat Islam untuk menunaikan rukun Islam yang ketiga, dan juga memenuhi panggilan Alloh SWT (Al Baqoroh:183) sebagai orang yang beriman dengan golden goal, sebagai insan yang bertaqwa. Mereka begitu antusias menyongsong, menyambut dan menunaikan kewajiban di bulan suci ini dengan penuh ke ikhlasan. Di masjid, pasar dan tempat-tempat umum, begitu nyata kental dengan suasana Ramadhan.  Masjid penuh dengan jama’ah, kegiatan kajian juga ramai. Pasar-pasar juga banyak toko/warung makanan yang tutup (baru buka mulai jam 16.00). Ditempat – tempat umum lainnya, tidak ditemui orang-orang bermaksiat dan yang non muslim tetap menghormatinya. Semoga Alloh menerima amal ibadah mereka.

 

15 Agustus 2011 Posted by | Ramadhan | , , | Tinggalkan komentar

Permenkes RI No.889/Menkes/V/2011 tentang Registerasi, Izin Praktik dan Izin Kerja Tenaga Kefarmasian

Berikut Permenkes RI No.889/Menkes/V/2011 tentang Registerasi, Izin Praktik dan Izin Kerja Tenaga Kefarmasian yang sudah disertai dengan lampiran. Bisa unduh dimari..

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no.889/Menkes/Per/V/2011

13 Juni 2011 Posted by | Uncategorized | , , , , , | Tinggalkan komentar