Seputar Kota dan Desa

Melihat sekitar kita (Kota dan Desa)

Lebaran Menjelang, Makanan Bodong Berkeliaran

Perjalanan desaobat kali ini menyoroti tentang (kembali) bahaya makanan dan minuman yang banyak beredar di pasaran. Lebaran semakin dekat, kebutuhan akan makanan dan minuman ringan juga semakin banyak. Tentunya ini dimanfaatkan oleh oknum produsen makanan minuman. Sehingga makanan dan minuman bodong berkeliaran dimana mana. Dan jelas ini bahaya bagi masyarakat kita.

Makanan bodong adalah istilah dari hasil produk pangan olahan yang bisa bertahan lama (dalam jangka tertentu), tetapi tidak mempunyai ijin edar (baik MD, ML, PIRT). Tentunya ini merugikan konsumen. Bisa jadi makanan bodong adalah:

  1. makanan yang pengolahannya tidak sesuai Cara Pengolahan Pangan yang Baik. Baik bahan utama atau bahan tambahan pangannya tidak memenuhi syarat, sehingga ijin tidak diberikan.
  2. merupakan makanan daur ulang, atau sampah (produk gagal).
  3. merupakan makanan yang sudah kadaluwarsa atau rusak yang coba di jual kembali dengan menyamarkan atau menghilangkan label.

dampak buruknya, keracunan bahkan kematian. Kali ini desaobat akan menampilkan beberapa hasil tangkapan.

dan lagi

Seharusnya makanan itu, begini

Intinya, ada ijin edar (MD,ML, PIRT) serta ada tanggal kadaluwarsa.

semoga bermanfaat.

24 Agustus 2010 Posted by | Desa Kota Sehat | , , , , , , | 2 Komentar

Mewaspadai Mi Instan

Lebaran..pembantu mudik. Jadinya yang masak ndak ada. Masak sendiri tidak sempat. Akhirnya pelarian beli makanan di warung (itu kalo sempat keluar). Atau malah pelarian ke mie instan. Eits..kita perlu waspada. Berikut tulisan tentang mewaspadai mie instan.

Mi instan adalah jenis makanan yg paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.
Sekitar 43.7 triliun bungkus mi instan yg dikonsumsi setiap tahunnya.
Mi instan bersifat praktis, tahan lama dan mudah disiapkan.
Sayangnya, mi instan belum mencukupi kebutuhan gizi yg seimbang bagi tubuh.
Sekilas Mi Instan
Belum dpt dianggap sebagai makanan penuh (wholesome food), karena belum mencukupi kebutuhan gizi yg seimbang bagi tubuh.
Terbuat dari terigu yg mengandung karbohidrat dlm jumlah besar tetapi kandungan protein, vitamin dan mineralnya hanya sedikit.
Pemenuhan kebutuhan gizi mi instan dpt diperoleh jika ada penambahan sayuran (wortel, sawi, tomat, kol atau touge) dan sumber protein (telur, daging, ikan, tempe atau tahu).
Kelemahan Mi Instan
Kandungan natrium yang tinggi. Natrium yg terkandung dlm mi instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan penegembangnya.
Bahan pengembang yg umum di gunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1 % dari bobot total mi instan pertakaran saji.
Natrium memiliki efek yg kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi.
Bagi Penderita Maag
Kandungan Natrium yg tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yg lebih banyak untuk mencerna makanan.
Keadaan asam lambung yg tinggi akan berakibat pada pengikisan asam lambung dan meyebabkan rasa perih.
Bagi Penderita Hipertensi
Natrium akan meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara Natrium dan Kalium (Na dan Ka) di dalam darah.
Ini hanya sekedar warning buat penggemar mie Instan.

Ditulis dari Berbagai sumber.

28 September 2009 Posted by | Desa Kota Sehat | , , | Tinggalkan komentar

Awas Peredaran Makanan Berbahaya

Baru baru ini, kami bersama pihak kepolisian mengadakan razia ke super market besar yang ada di kota dalam rangka pantauan makanan dan minuman menjelang lebaran. Kriteria yang di periksa adalah:

  1. Mempunyai nomor registerasi (MD,ML, MI atau PIRT).
  2. Produk belum kadaluwarsa.
  3. Kemasan masih bagus (tidak cacat atau penyok).
  4. Isi juga dalam kondisi baik (sulit dilakukan untuk makanan dalam kaleng).
  5. Label yang sesuai dengan regulasi (nama produk, komposisi, netto, no.registerasi, tanggal ED, No. Batch, nama dan alamat perusahaan, lebel halal sesuai MUI dan juga SNI).

Nah, dari kriteria itu ternyata masih banyak ditemukan produk yang tidak memenuhi standar. Hasilnya pihak kepolisian menyita seratus lebih karton yang berisi biskuit kaleng (satu karton isi 6 kaleng).

Ada beberapa merek yang aneh ditelinga kita, seperti UDC, Wisata, Bis Kota dan dsb. Mereka menggunakan nomor registerasi lama yang disamarkan. Bahkan dari produk produk itu, ternyata mempunyai no. registerasi yang sama. Artinya itu penipuan. Produk tersebut laris manis karena harganya lebih murah 50 % dari merek lain yang sudah ternama dengan varian yang sama.

Kenapa harganya murah, bisa jadi karena bahan bahannya tidak memenuhi syarat kesehatan, atau mungkin barang sortiran dari pabrik lain atau bahkan produk ED yang dikemas ulang (masih ingat, ada pengepul makanan ED di Solo).

Mudah-mudahan ini menjadi shock terapi bagi distributor nakal, yang mencoba memanfaatkan moment lebaran ini.

13 September 2009 Posted by | Kota Bahaya | , , | Tinggalkan komentar